Shutter Speed Kamera : Pengertian, Cara Mengatur dan Penggunaannya

Shutter Speed Kamera : Pengertian, Cara Mengatur dan Penggunaannya. Perangkat shutter merupakan salah satu bagian kamera yang berperan vital pada perangkat ini. Nah, pada artikel kali ini, saya akan membahas pengertian dan fungsi shutter serta pengaturan dan penggunaannya.

Pengertian Shutter Kamera

shutter kamera

Gambar kiri menunjukkan shutter kamera pada saat terbuka dan gambar kanan menunjukkan saat shutter kamera tertutup. gambar : sony.net

Shutter merupakan sebuah perangkat yang fungsinya seperti kelopak mata kita. Perangkat ini akan menghalangi sensor agar tidak terpapar / terexpose oleh cahaya.

Seperti halnya kelopak mata kita, shutter juga dapat membuka dan menutup. Pada saat shutter terbuka, maka sensor kamera kita akan dapat menerima bayangan benda yang sudah difokuskan oleh lensa. Istilah awamnya adalah, saat shutter terbuka, maka kamera dapat melihat benda/obyek sama seperti halnya saat kita “melek” atau membuka mata kita. Begitupula sebaliknya.

Pengertian Shutter Speed Kamera

Shutter Speed merupakan istilah yang sering kita dengar dalam dunia fotografi. Istilah ini menunjukan kecepatan shutter saat terbuka. Jika dianalogikan dengan mata kita, shutter terbuka dan tertutup seperti halnya saat kita berkedip. Kecepatan shutter atau shutter speed menunjukkan kecepatan saat kita berkedip.

Shutter speed pada kamera dihitung dengan satuan detik. Jadi, shutter speed menyatakan durasi terbukanya shutter. Shutter speed cepat dapat mencapai hingga sepersekian detik. Sedangkan yang lambat beberapa detik hingga menit.

Fungsi dan Penggunaan Shutter Speed Kamera

Durasi terbukanya shutter speed memiliki pengaruh dalam hasil gambar / foto kita. Dalam teknik fotografi, shutter speed dipergunakan untuk menyiasati atau menghasilkan efek tertentu.

Shutter Speed Lambat

shutter speed kamera

Shutter speed lambat digunakan dalam slow speed photography untuk menghasilkan efek gerakan. gambar @ijp2726

Kecepatan rana atau shutter speed lambat mengakibatkan sensor terexpose atau menangkap cahaya / bayangan obyek lebih lama. Oleh karena itu, hal ini sering digunakan oleh fotografer untuk menyiasati pemotretan dengan kondisi minim cahaya.

Namun demikian, shutter speed yang lambat selain membuat sensor menerima cahaya lebih lama juga memiliki dampak yang lain. Dampaknya adalah sensor akan merekam semua gerakan obyek selama shutter terbuka. Akibatnya adalah jika obyek bergerak, maka pada hasil gambar juga akan terlihat gerakan obyek.

Dalam fotografi dokumentasi kegiatan, pada umumnya efek ini akan merugikan karena membuat obyek terlihat kabur. Karena kabur / motion blur, maka gambar menjadi kurang jelas.

Namun demikan, motion blur ini justru dimanfaatkan pada slow speed photography atau long exposure. Efek yang ditimbulkan dari gerakan obyek membuat hasil gambar menjadi lebih menarik. Sebagai contohnya adalah foto light trail.

Shutter Speed Cepat

high speed photography

Shutter speed kamera yang cepat digunakan untuk membekukan obyek yang kita potret seperti pada gambar di atas. Teknik fotografi ini sering disebut dengan istilah “high speed photography” karena memang membidik obyek yang bergerak relatif cepat.

Kecepatan rana / shutter speed cepat membuat sensor terexpose secara singkat. Akibatnya adalah jumlah cahaya yang diterima oleh sensor juga menjadi sedikit. Oleh karena itu, pada pemotretan dengan kondisi cahaya berlebih, lazimnya fotografer menggunkana shutter speed yang relatif cepat. Tentunya juga menyesuaikan dengan setting / pengaturan bukaan diafragma / apperture dan juga ISO.

Dalam pemanfaatannya, shutter speed cepat digunakan pada teknik fotografi high speed photography. Teknik ini digunakan untuk memotret obyek yang bergerak agar terlihat beku atau frezee. Sebagai contoh, memotret tetesan air agar terlihat cipratannya dengan jelas.

Cara Pengaturan Shutter Speed Kamera

shutter speed kamera

Angka dalam lingkaran merah pada gambar di atas menunjukkan seberapa cepat shutter speed kamera kita. Semakin besar pembaginya (angka setelah garis miring) semakin cepat juga shutter speed kamera kita. Begitu pula sebaliknya.

Untuk dapat mengatur kecepatan rana pada kamera kita, kita dapat melakukan setting pada body kamera kita. Biasanya, setting dapat dilakukan dengan dial atau tombol yang ada pada body kamera. Namun pada kamera jaman now, banyak yang sudah dilengkapi dengan touch screen dan pengaturan setting kamera termasuk shutter speed dapat dilakukan dengan langsung menekan pada touch screen.

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal artikel, setting shutter speed pada kamera akan ditunjukkan dengan satuan detik. Shutter speed 1/xxxx detik menunjukkan shutter speed cepat, semakin besar angka pembagi (xxxx), maka semakin cepat juga shutter speednya. Sedangkan shutter speed lambat ditunjukkan dengan angka xxx detik, semakin besar angkanya maka semakin lambat juga shutter speednya.

Ada satu hal lagi yang perlu diketahui dalam pengaturan shutter speed. Biasanya pada kamera D-SLR atau mirrorless (kadang juga ada pada kamera prosumer) terdapat setting bulb pada pengaturan shutter speed. Bulb ini berarti bahwa shutter akan tetap terbuka pada saat kita menekan tombol shutter dan baru tertutup pada saat kita melepas tombol shutter. Bulb ini sering digunakan pada saat memotret pada kondisi yang memerlukan waktu exposure yang sangat lama.

Sebagai contoh adalah pada saat memotret milkyway. Biasanya fotografer akan mengekspose sensor hingga beberapa menit. Pada setting kamera biasanya hanya terbatas hingga beberapa detik, oleh karena itu fotografer menggunakan setting bulb dan menekan tombol shutter sesuai dengan kebutuhan dengan bantuan perangkat shutter release.

Shutter Speed Pada Kamera HP / Smartphone Android

shutter speed kamera hp android

Shutter speed pada kamera HP atau smartphone android dan sejenisnya, seringkali dibari nama yang berbeda. Seperti pada gambar di atas, shutter speed disebut dengan istilah Exposure Time.

Pada dasarnya shutter speed kamera HP/ Android sama dengan yang terdapat pada kamera digital (DSLR, mirrorless, pocket, prosumer). Namun, memang belum semua smartphone / HP yang memiliki fitur setting manual. Untuk menyiasatinya, teman – teman dapat menggunakan aplikasi kamera yang banyak terdapat pada Playstore.

Untuk settingnya, sama dengan yang sudah saya tulis di atas. Hanya mungkin istilah penyebutannya saja yang berbeda pada tiap – tiap aplikasi. Ada yang menyebut shutter speed dengan istilah time of exposure.

baca juga : Yuk Kenali Bagian Kamera dan Fungsinya

Nah itulah beberapa hal mengenai Shutter pada kamera. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi yang sedang belajar fotografi. Terima kasih sudah berkunjung ke photostudio13.com.

Add Comment